Kenapa Aku Mulai Baca Buku? Padahal Baru 5 Menit Baca Udah Tidur.

Sejak aku berhenti kerja, sudah sekitar 7 bulan sekarang, selain ngerjain skripsi hari – hari tanpa pekerjaan ini aku habisin ngelakuin hal – hal  yang aku suka, contohnya nonton film, drama, youtube, dll. Nah sangking lamanya aku habisin waktu untuk streaming online (dasar gratisan :D) sampe – sampe semua film dan drama suggestion di website itu udah aku tontonin semua. walaupun gratisan betenya aku  masih milih – milih ya haha, aku mau nonton film yang udah Bluray aja.

Jadi pada suatu hari munculah videonya @valerialipovetsky yang ini nih :

Mbak Valeria ini sungguh luar biasa ya udah cantik, model, pinter masak, seorang ibu muda pula (27 tahun kalau ngga salah), anaknya udah 2, wow, dialah yang patahin mindset aku kalau wanita barat itu gila karir dan ngga suka ikatan janji suci pernikahan. Sebenernya juga aku kalau baca suka ngantuk, parah, its like 5 menit baru baca aku udah bisa ngorok haha, seriously. Makanya kalau baca sukanya ditempat rame, sambil dengerin musik, atau sambil nonton juga (biasanya sih film – film yang im not really into them jadi nontonnya ngga usah terlalu fokus), keseringan baca dirumah sih, karena kalau diluar pasti ada pengeluaran kan ya huhu, maklum jobless coy.

Itu adalah salah satu triggernya kenapa aku mulai koleksi dan baca buku, terus setelah itu dipertemukan dengan buku yang menurut aku bagus banget yaitu adalah jeng jeng jeng The Subtle Art Of Not Giving A F*ck oleh Mark Manson, awalnya aku baca sample dulu, dan suka, akhirnya order deh paperbacknya. Buku ini udah buat otak aku jungkir balik, what is this guy trying to tell? tapi akhirnya aku end up merasa tercerahkan dan mulai aplikasiin ilmu dia dalam kehidupan aku, udah lima bulan setelah itu dan manfaatnya kerasa beneran, i began to love myself harder, bener – bener nerima dan bersyukur apa yang udah Allah SWT kasih.

Jadi sekarang aku udah sadar kalau buku itu bisa mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik, emang dasarnya aku suka ketemu orang dan dengerin cerita menarik mereka dan bagaimana cerita mereka itu bisa kita jadiin pembelajaran dan pengetahuan bagi kita, so i guess i just found the best way for me to hear them, trough books.

Impian aku sekarang berubah, dulu pengen punya baju ini, sepatu ini, jam ini, and bla bla bla, sekarang cuma pengen bisa pergi ke tempat – tempat yang indah dan punya perpustakaan sendiri. So kalau mau kasih kado, kasih buku aja ya, aku suka buku non fiksi btw haha (ngarep).

 

Sampai jumpa lagi,

Nina

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s